Selasa, 24 Februari 2009

Tentang Selebriti Internet

Dulunya pernah punya cita-cita menjadi selebriti. Dari mulai panggung 17-an sampai ajang sedikit bergengsi, pernah saya lalui. Tapi yah, rupanya sekarang menjadi blogger yang mengganggu orang dengan istilah selebriti internet.

Menjadi terkenal bukan inti dari kegiatan blogging saya. Tapi yang lebih menjadi tujuan utama adalah menjadi berarti. Memberikan sebanyak mungkin manfaat pada dunia, dan meninggalkan coretan pada sejarah blogging, bahwa pernah ada seorang blogger bernama widodo purnomosidi ditemukan Google dengan kata kunci selebriti internet.

Saya hanya ingin, ada nama saya di sana. Penting atau tidak, bahwa kelak saya tidak lagi mampu menulisi blog ini. Itu pasti. Anda juga akan mengalami. Namun, coretan kecil yang bermanfaat akan membuat kita merasa beruntung bahwa kita tidak melewatkan sejarah begitu saja.

Menjadi Selebriti di Internet

Terlalu banyak energi yang mungkin akan kita habiskan untuk merenungi tentang nasib mengapa seseorang lebih beruntung dan mengapa seseorang yang lain kurang beruntung. Sebagai contoh, untuk menjadi seorang selebriti dibutuhkan tidak hanya keberuntungan semata, tapi juga skill, kecakapan, dan kelebihan lain yang bernilai jual.

Orang bisa menjadi sangat bodoh namun sangat beruntung (jangan tersinggung lho Mas Thukul...), dan orang bisa menjadi sangat pintar namun sangat sial (hemmm..ada yang ngrasa ngga nih?)

Capek sekali tentunya memikirkan tentang, kok dia bisa kaya yah? Padahal muka sama pohon sama ... , aduh.. nyinggung lagi deh!

Dan ketika Anda di internet mencari informasi mengenai selebriti kemudian disodorkan wajah saya di monitor Anda, maka saya telah menunjukan pada Anda bahwa saya menjadi apa yang Anda cari. Seandainya dalam satu bulan ada 1 juta orang menemukan saya sebagai selebriti internet melalui web, apakah saya masih perlu bermimpi untuk menjadi artis?
Iya sih... tapi kan ngga kaya!

Entahlah...
Saya amat meyakini, bahwa setiap manusia tidak bisa membohongi dirinya sendiri. Suatu ketika dunia seperti menghimpit dan mau meledakan kepala saya namun seperti petir menyambar di siang bolong, seorang teman nyeletuk..
Kamu mah enak yah? Bisa begini - begitu?

Rupanya ada yang memiliki kondisi lebih sulit. Memang kadang pada keadaan tertentu di mana kita dikuasai emosi, kita sangat kesulitan untuk memahami keberuntungan sendiri. Tapi orang lain akan bisa melihat apa yang lebih baik pada diri kita, dan sebaliknya.

Saat sadar dengan semua ini, saya bisa menyatakan bahwa Orang yang tidak pernah sial adalah orang yang senantiasa merasa beruntung, Orang yang tidak pernah merasa miskin adalah orang yang senantiasa merasa cukup

Cuman kadang, kalo lagi kambuh, itu ngga berlaku. Emosi meledak-ledak. Maklum, saya kan masih keturunan Adam.

Sekarang ini, mensyukuri nikmat memang menjadi jalan terbaik. Ngga bisa terkenal seperti Luna Maya melalui TV, jadilah terkenal sebagai selebriti lewat internet. Toh yang penting terkenal. Apalagi terkenal dengan tutorial blog yang berguna. Hem...lama2 topi jadi ngga muat lantaran kepala membengkak







1 komentar:

  1. hahahaa.....setuju sekali mas..emang kita syukuri aja apa yg kita miliki.. kata orang bijak " orang yg beruntung adalah orang yg bisa menarik manfaat dari apa2 yg kita miliki dan yang ada disekitar kita. Lha.. wong disekitar kita banyak nyamuk..tapi bagi org yg bisa menarik manfaat dari nyamuk.. kan bisa kaya tuh.. .lho kok malah lari ke nyamuk..ya. hihi..

    BalasHapus