Jumat, 27 Maret 2009

capres 2009

Bingung soal milih capres yang bakal memimpin negeri ini. Tentu tidak sedikit yang males ambil sikap dalam pemilu 2009. Ngerinya lagi, golput katanya diharamkan ..... hiiii .... seyem ...
capres 2009 bukan yang ini lohSebagai rakyat Indonesia yang sebentar lagi menghadapi pemilu 2009 ini, dan karena bukan politikus, saya hanya ingin ikutan menyemarakan saja. Khususnya sebagai blogger, keisengan ini hanya untuk pembelajaran. Seandainya saya menjadi salah satu orang penting di salah satu partai politik Indonesia, mungkin hal-hal semacam ini yang akan saya lakukan untuk menebar popularitas. Kalo gitu, blogger bahaya juga yah kalo jadi capres

yang ini bukan calon presiden 2009Tahun 2009 ini, saya hanya mengharapkan calon presiden yang benar-benar punya niat yang tulus membenahi negeri. Bukan aji mumpung kayak para caleg yang cuman itung-itung dari pada nganggur. Basic pendidikan memang jadi prioritas, tapi bercermin dulu sebelum berniat memimpin rakyat. Calon-calon wakil rakyat yang sebelumnya tidak pernah bersosialisasi atau bahkan rakyatnya saja tidak kenal, cuman bermodalkan beberapa juta saja (itu juga boleh minjam bank - menggadaikan BPKB ), kok tiba-tiba mau jadi wakil rakyat. Kalo bukan nyari keberuntungan, ya nyari kerjaan.

Sebenarnya saya cuman ingin ikutan berpesan - sebagai blogger - kepada semua capres 2009, entah siapa nanti yang mau terpilih, bahwa sejak orba sampai sekarang tuh APBN dihambur-hamburkan buat para pegawai negeri yang tidak produktif. Beberapa memang kepakai ilmunya, banyak juga yang cuman formalitas ngantor.

Coba bayangkan, setiap kali lowongan PNS dibuka, jutaan orang Indonesia ngantrinya kayak mau masuk surga saja. Apa negeri ini sudah kelewat miskin mental? Jelas-jelas dan jujur saja, apa tujuan utama mengabdi ke pemerintahan buat mereka itu? Anda tentu tau. Pemerintah bukan seperti perusahaan swasta yang bisa diporoti duitnya kan?

Jadi kalo tahun ini dan tahun2 berikutnya masih seperti itu, pejabat-pejabat kita bener-bener tidak bisa mengendarai negera ini dengan baik. Coz ketidak-produktifan para pegawai pemerintah masih tetap dipelihara. Jangan karena punya saudara menteri, bupati, atau jenderal besar, trus peluang-peluang ngeruk duit pemerintah diciptakan bersama.

Sebagai bangsa blogger Indonesia, harapan saya tahun ini adalah, semoga Tuhan turut ikut campur dalam menentukan capres 2009 yang paling pantas untuk menjadi presiden Indonesia. Karena kalo sudah pilihan Tuhan, siapa yang bisa melawan?

Tentu sebagai bangsa yang baik, saya turut mengkampanyekan sukses pemilu 2009. Ayo gunakan hak pilih Anda!
sukses pemilu 2009








10 komentar:

  1. sayang aku tahun ini gak bisa nyonteng.....tp ayo kita dukung bersama,jangan kita mementingkan kelompok atau terpaku siapayg menjabat dsb...jadilah bangsa yang memberi,,,,,

    BalasHapus
  2. hohoho...begitu memang pemilu unik 2009 bro...jangan heran kalo banyak yang aneh...

    BalasHapus
  3. dateng lagi bro...mgesot jauh2 dari makassar ke sini hohoho....

    BalasHapus
  4. ngomongin caleg kok gambarnya simpanse toh??

    BalasHapus
  5. lagi demam eforia kebebasan bro... bahkan tukang becak dan pedagang kaki lima pun ikut meramaikan. tak apalah, yang penting damai...

    BalasHapus
  6. Setuju pak! Pemilu kayak area judi ! Yang punya modal besar bakal menang meski otak nol besar

    BalasHapus
  7. gan tulisan kamu bagus, salam kenal yah dari gue :)



    www.rizaladha.com

    BalasHapus
  8. mudah2an indonesia mendapatkan pemimpin yang terbaik

    BalasHapus
  9. Hahahaha jadi ingat hasil diskusi kita :) Apa kabarnya ???

    BalasHapus